Tuesday, June 25, 2019

Dari Sedekah Berujung Syahadat

Kisah Inspirasi Islam - Di sudut madinah tinggal pengemis buta Yahudi. Setiap kali orang mendekatinya, dia selalu berujar, "Jangan pernah engkau dekati Muhammad. Dia itu orang gila, pembohong, dan tukang sihir."




Nabi Muhammad Saw justru rajin datang kepadanya dengan menenteng makanan. Beliau duduk di sebelah pengemis yahudi buta itu tanpa mengenalkan diri.

Rasulullah meminta izin untuk menyuapinya. Hal itu pun rutin dilakukan Rasulullah.

Hingga akhirnya, Rasulullah wafat, menyisakan duka yang teramat dalam.

Di zaman kepemimpinan Abu Bakar ash-Shiddiq, hal serupa dilakukan, ia bertekad untuk mengikuti tradisi dan kebijakan-kebijakan peninggalan Rasulullah, bahkan termasuk rutinitasnya sehari-hari.

Di saat Abu Bakar berkunjung ke rumah putrinya, Aisyah. Abu Bakar bertanya kepada anaknya yang juga istri Rasulullah.

"Wahai putriku, adakah satu sunnah kekasihku (Rasulullah SAW) yang belum aku tunaikan?" tanya Abu Bakar.

Aisyah pun menjawab, "Wahai ayahku, engkau adalah seorang ahli sunnah, dan hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum engkau lakukan kecuali satu saja".

"Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang sering duduk di sana," ungkap Aisyah.

Keesokan harinya, Abu Bakar pergi ke pasar dengan membawa makanan.

Betapa gembira Abu Bakar mendapati adanya seorang pengemis buta yang duduk di dekat sana. Setelah mengucapkan salam, Abu Bakar lalu duduk dan meminta izin kepadanya untuk menyuapinya.

Namun, di luar dugaan pengemis tadi malah murka dan membentak-bentak, "Siapakah kamu!?"
Abu Bakar menjawab, "Aku ini org yang biasa menyuapimu."

"Bukan! engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," teriak si pengemis lagi, "Jikalau benar kamu adalah dia, maka tidak susah aku mengunyah makanan di mulutku. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menghaluskan makanan terlebih dahulu dengan mulutnya sendiri. Barulah kemudian dia menyuapiku dengan itu," terang si pengemis sambil tetap meraut wajah kesal.

Abu Bakar tidak kuasa menahan deraian air matanya, "Aku memang bukan orang yang biasa datang kepadamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, Abu Bakar. Orang mulia itu telah tiada. Dia adalah Rasulullah Muhammad SAW."

Pengemis pun seketika terkejut dan menangis keras, dia bertanya lagi memastikan, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghina, memfitnah, dan menjelek-jelekan Muhammad. Padahal, belum pernah aku mendengar dia memarahiku sedikit pun. Dia yang selalu datang kepadaku setiap pagi dengan membawakan makanan. Dia begitu mulia."

Di hadapan Abu Bakar ash-Shiddiq, pengemis Yahudi buta itu mengucapkan dua kalimah syahadat. Demikianlah, dia masuk Islam karena menyadari betapa mulianya akhlak Rasulullah SAW.

Penulis oleh Apriana

________________________________________
________________________________________

Kisah Inspiratif Para Da'i Pedalaman Klik
Ingin Tahu Perhitungan Zakat? Klik

No comments:

Post a Comment